Omron Inverter MX2 3G3MX2-A4022-E Merk: Omron Model: MX2 3G3MX2-A4022-E Situasi persediaan: Barang tersedia dalam stok. Itu milik seri Omron Inverter MX2, dengan kekuatan 2.2kW. Ini memiliki keuntungan yang jelas dalam torsi awal. Torsi awal pada 0.3Hz melebihi 200%, dan terdapat juga torsi 150% pada frekuensi nol, yang dapat memenuhi persyaratan beban berat dan pengoperasian start-stop yang sering. Fungsi vektor loop tertutupnya sangat kuat, memiliki fungsi servo seperti kontrol posisi, homing (kembali ke asal), dan rasio roda gigi elektronik, memungkinkan kontrol presisi tinggi. Sementara itu, ia memiliki mekanisme perlindungan yang komprehensif, termasuk fungsi penekan arus berlebih dan tegangan berlebih serta fungsi penekan tegangan lonjakan mikro, yang secara efektif dapat melindungi keselamatan peralatan dan sirkuit. Ini mengadopsi komponen dengan masa pakai yang lama seperti kipas dan kapasitor, dan dilengkapi dengan filter kebisingan EMC.
Kirim permintaan
Deskripsi
Kirim permintaan
Spesifikasi Produk
Nilai Daya:Berlaku untuk motor 4.0kW. Tegangan Masukan:Tiga fase 380V hingga 480V. Tegangan Keluaran:Keluaran tiga fasa, dengan tegangan keluaran maksimum mencapai tegangan masukan. Tingkat Perlindungan:IP20.
Metode Pendinginan:Pendinginan Udara Paksa. Mode Kontrol:Menawarkan beberapa mode kontrol seperti kontrol V/F, kontrol vektor, dan kontrol torsi langsung. Fungsi Program:Mendukung berbagai fungsi pemrograman, misalnya kontrol PID, pengaturan akselerasi/deselerasi, dll.
Keunggulan Produk
1. Teknologi kontrol tingkat lanjut diadopsi, menampilkan fungsi kontrol vektor arus yang kuat. Torsi awal dapat mencapai 200% pada 0,5Hz, sehingga memungkinkannya menangani kondisi kerja yang kompleks. 2. Karakteristik nilai pengenal ganda menghadirkan kapasitas beban berlebih yang sangat baik, meningkatkan kemampuan adaptasi peralatan terhadap beban tinggi, memastikan pengoperasian yang stabil, dan mengurangi risiko penghentian. 3. Mendukung kontrol torsi motor vektor loop terbuka dan fungsi pemosisian, yang dapat memberi Anda kontrol presisi tingkat milimeter, yang secara efektif meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi. 4. Dilengkapi dengan sirkuit masukan ganda dan fungsi pemantauan eksternal, mekanisme pengamanan ganda dapat memantau status pengoperasian peralatan secara real time, segera mendeteksi potensi bahaya keselamatan, dan mengambil tindakan cepat untuk mencegah kecelakaan secara efektif dan melindungi keselamatan personel dan peralatan. .
Pertanyaan Umum
T: Bagaimana cara menghubungkan inverter ABB saya?
J: Untuk menghubungkan inverter ABB Anda, ikuti langkah-langkah berikut: 1. "Keselamatan Pertama": Pastikan panel tidak menghasilkan listrik. 2. "Pasang Inverter": Pilih lokasi yang teduh dan pasang dengan aman. 3. "Hubungkan Panel Surya": Pasang kabel DC dari panel ke input DC inverter (cocok positif/negatif). 4. "Pembumian": Hubungkan kabel pembumian ke terminal pembumian inverter. 5. "Koneksi AC": Hubungkan output AC ke panel listrik (gunakan pemutus arus). 6. "Kabel Komunikasi": Jika ada, sambungkan kabel pemantauan atau komunikasi. 7. "Power Up": Nyalakan pemutus sirkuit untuk tata surya. 8. "Pengaturan": Konfigurasikan pengaturan inverter sesuai kebutuhan. 9. "Periksa Pengoperasian": Pastikan inverter menunjukkan pengoperasian yang benar. Untuk hasil terbaik, bacalah panduan pengguna inverter atau pekerjakan seorang profesional jika tidak yakin.
T: Bagaimana Cara Kerja Penggerak Frekuensi Variabel?
J: Penggerak Frekuensi Variabel (VFD) bekerja dengan mengatur kecepatan motor AC melalui langkah-langkah berikut: 1. "Konversi AC ke DC": VFD mengubah daya AC yang masuk ke DC. 2. "Smoothing": Daya DC distabilkan melalui kapasitor. 3. "DC ke Variabel AC": VFD mengubah DC kembali menjadi AC pada frekuensi dan tegangan yang dapat disesuaikan. Dengan mengubah frekuensi AC, VFD mengontrol kecepatan motor: frekuensi yang lebih tinggi berarti lebih cepat
T: Apa Fungsi Penggerak Frekuensi Variabel?
J: Penggerak Frekuensi Variabel (VFD) mengontrol kecepatan dan torsi motor AC dengan menyesuaikan frekuensi dan tegangan daya yang disuplai ke motor tersebut. Hal ini memungkinkan kontrol motor yang presisi, meningkatkan efisiensi energi, memungkinkan start/stop yang lembut, dan mengurangi keausan mekanis, sehingga ideal untuk aplikasi seperti sistem HVAC, pompa, kipas, dan konveyor.